
CIREBON, UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di KUA Kecamatan Lemahwungkuk turut terlibat dalam kegiatan penyuluhan keagamaan di wilayah Kesambi, Selasa (22/9/2026).
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman PPL untuk mengenal secara langsung proses penyampaian materi keagamaan kepada masyarakat. Selain mengikuti kegiatan di lingkungan KUA, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan bersama penyuluh agama.

Dalam kegiatan tersebut, Elok Anugerah Gusti, mahasiswa PPL AFI, menjadi pemateri pertama dengan mengangkat tema salat Istisqa. Materi tidak hanya membahas tata cara ibadah untuk memohon hujan, tetapi juga mengajak peserta memahami makna spiritual di balik sikap manusia ketika memohon pertolongan kepada Allah.
Elok menjelaskan bahwa kondisi manusia yang memiliki kebutuhan dan keterbatasan menunjukkan bahwa manusia pada dasarnya membutuhkan pertolongan Allah. Salat dan doa menjadi salah satu bentuk pengakuan atas keterbatasan tersebut sekaligus wujud keyakinan bahwa Allah menjadi tempat manusia menggantungkan harapan.
Pembahasan kemudian diarahkan pada hubungan manusia dengan Allah. Menurut materi yang disampaikan, doa tidak hanya berkaitan dengan sesuatu yang ingin diperoleh, tetapi juga dengan keyakinan kepada Allah sebagai tempat meminta dan menyampaikan segala kebutuhan.
Melalui pembahasan salat Istisqa, peserta diajak untuk melihat ibadah sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, menyadari keterbatasan manusia, serta menumbuhkan keyakinan dan ketergantungan kepada-Nya.
Sesi berikutnya diisi oleh Ustaz Amin yang menyampaikan materi mengenai bersyukur dan melaksanakan salat dengan baik. Peserta diajak memahami bahwa rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Pembahasan juga menekankan pentingnya menjaga salat sebagai salah satu bentuk hubungan seorang hamba dengan Allah. Salat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan spiritual dan membentuk sikap kehidupan yang lebih baik.
Penyampaian materi oleh Ustaz Amin sekaligus menjadi bagian akhir dari rangkaian penyuluhan. Kedua materi memberikan perspektif yang saling melengkapi, mulai dari kesadaran manusia akan keterbatasan dan kebutuhan kepada Allah hingga pentingnya bersyukur serta menjaga kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi mahasiswa PPL AFI, keterlibatan dalam penyuluhan tersebut menjadi pengalaman untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks kehidupan masyarakat. Mahasiswa juga belajar menyampaikan gagasan keagamaan dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami oleh peserta.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, penyampaian materi, serta interaksi sosial-keagamaan. Melalui pengalaman langsung bersama masyarakat, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa pembelajaran keislaman juga membutuhkan kemampuan untuk menyampaikan nilai dan gagasan secara kontekstual dalam kehidupan sehari-hari.