Cirebon — Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menyelenggarakan Ujian Komprehensif AFI Gelombang IX pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan akademik yang wajib ditempuh mahasiswa sebelum memasuki proses penyusunan tugas akhir dan sidang munaqosah.
Pada gelombang ini, terdapat tiga mahasiswa dari Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) yang mengikuti ujian, yaitu Muhamad Fadlan, Diva Agestin Wulandari, dan Riza Amrulloh. Mereka bergabung bersama peserta dari berbagai jurusan di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Adab.
Ujian komprehensif dilaksanakan untuk mengukur penguasaan mahasiswa terhadap kompetensi keilmuan yang telah dipelajari selama masa perkuliahan, baik pada aspek pengetahuan dasar keislaman maupun bidang keilmuan sesuai program studinya.

Kajur AFI Tekankan Penguasaan Keilmuan dan Integritas Akademik
Dalam arahannya, Ketua Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam, Dr. Fuad Nawawi, M.Ud., menyampaikan bahwa ujian komprehensif bukan sekadar tahapan administratif, melainkan momentum untuk menunjukkan kesiapan akademik mahasiswa sebagai calon sarjana.
Menurutnya, mahasiswa AFI harus mampu menunjukkan pemahaman yang mendalam terhadap kajian akidah, filsafat Islam, pemikiran Islam, serta isu-isu kontemporer yang berkembang di masyarakat.
“Ujian komprehensif menjadi sarana evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah ditempuh mahasiswa. Oleh karena itu, peserta harus menunjukkan penguasaan keilmuan, kemampuan berpikir kritis, dan integritas akademik yang baik,” ujar Dr. Fuad Nawawi.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa menjadikan ujian ini sebagai bekal untuk menghadapi tahapan akademik berikutnya, khususnya penyusunan skripsi dan sidang munaqosah.

Persiapan Menuju Tahap Akhir Studi
Pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah koordinasi Fakultas Ushuluddin dan Adab. Para peserta mengikuti serangkaian ujian yang mencakup pengujian kompetensi dasar keilmuan, wawasan akademik, serta kemampuan analisis sesuai bidang studi masing-masing.
Selain itu, para penguji memberikan berbagai masukan akademik yang dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menyempurnakan kemampuan ilmiah dan kesiapan menghadapi dunia profesional maupun studi lanjut.
Melalui pelaksanaan ujian komprehensif ini, Fakultas Ushuluddin dan Adab terus berkomitmen menjaga kualitas lulusan yang unggul, berintegritas, dan memiliki kompetensi akademik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan keilmuan Islam di era modern.